SOAL IKATAN - GAYA MOLEKUL

 SOAL UH IKATAN - GAYA MOLEKUL

 

    

 

            Turunan dari sp3d adalah
  ü  AX5     trigonal bipiramida
  ü  AX4E        seesaw
  ü  AX3E2      bentuk “T”
  ü 
AX2E­3       linear





 

rumus VSEPR = AX3E2        
atom pusat memiliki 3 PEI sehingga elektron valensi atom pusat = 3
dan memiliki 2 PEB sehingga  elektron valensi atom pusat = 4
sehingga total elektron valensi atom pusat = 7

 

Oktahedral maka rumus VSEPR = AX6
sehingga atom pusat harus golongan VIA mulai periode 3

 

 

 




 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


NH4Cl (Amonium Klorida) maupun NH4OH (Amonium Hidroksida) memiliki ikatan ionik. 

Meskipun seluruh unsur penyusunnya adalah nonlogam (N, H, Cl, O), keduanya terdiri dari kation poliatomik NH4+ yang berikatan ionik dengan anionnya.

 
Struktur amonium klorida. Sumber: Bacsica / Getty Images 

Penjelasan Ikatan Kimia pada NH4Cl dan NH4OH
1. NH4Cl (Amonium Klorida) NH4Cl memiliki 3 jenis ikatan kimia dalam satu senyawa:
  Ikatan Ionik: Terjadi antara kation amonium (NH­4+) dan anion klorida (Cl-).
  Ikatan Kovalen: Terjadi antara atom N dan 3 atom H dalam ion NH4+.
  Ikatan Kovalen Koordinasi: Terjadi saat atom N menyumbangkan pasangan elektron bebasnya untuk mengikat 1 ion H+ sisanya.


2. NH4OH (Amonium Hidroksida) NH4OH juga memiliki 3 jenis ikatan kimia:
    Ikatan Ionik: Terjadi antara kation amonium (NH4+) dan anion hidroksida (OH-).
    Ikatan Kovalen: Terjadi antara atom N dan H pada NH4+, serta antara atom O dan H pada OH-.
    Ikatan Kovalen Koordinasi: Terjadi pada ion NH4+ antara atom N dan salah satu ion H+.

Kesimpulan: Kedua senyawa tersebut tergolong sebagai senyawa ionik karena memiliki tarik-menarik elektrostatik antara ion positif (NH4+) dan ion negatif (Cl- atau OH-).