1. IKATAN ANTAR ATOM DALAM MOLEKUL

 

silahkan klik  👉   Link LKPD Live Worksheet Ikatan Antar Atom 


 IKATAN KIMIA (CHEMICAL BOND)

A. KESTABILAN ATOM DALAM IKATAN KIMIA

            Ikatan kimia menggambarkan cara atom-atom bergabung membentuk molekul, senyawa atau ion. Ikatan antar atom dapat terjadi karena ada intaraksi elektron antara atom yang satu dengan yang lain sehingga terbentuk suatu molekul, senyawa atau gugusan atom. 

Atom-atom unsur memiliki kecenderungan ingin stabil seperti gas mulia terdekat yang memiliki susunan 8  elektron pada kulit terluar ( oktet ), atau 2 elektron pada kulit terluar ( duplet yaitu konfigurasi He). Untuk mencapai kestabilan, atom-atom unsur saling mengadakan ikatan yang disebut Ikatan kimia.

 Pembentukan ikatan kimia dapat terjadi:

a. serah terima elektron antara atom yang berikatan

b. penggunaan pasangan elektron bersama antara atom yang berikatan.

Elektron yang dapat digunakan untuk berikatan/bereaksi dinamakan elektron valensi.

Elektron valensi pada suatu atom digambarkan dengan lambang titik ( . ) 

atau silang kecil ( x ) disebut struktur Lewis.

Contoh :           

Cara atom untuk memenuhi kaidah oktet / duplet yaitu:

a. Melepas Elektron

Kecenderungan melepaskan elektron terjadi pada unsur logam yang mempunyai energi ionisasi relatif kecil (bersifat elektropositif).

            Contoh :


                        Na (2. 8. 1)  à  ion Na+ (2 . 8) + 1e                Oktet

                        Mg (2. 8. 2)  à  ion Mg2+ (2 . 8) + 2e


                        Li (2. 1) à ion Li+ (2) + 1e           duplet

 

b. Menangkap Elektron

Pencapaian kestabilan dengan menangkap elektron dilakukan oleh unsur non logam karena mempunyai afinitas elektron atau kelektronegatifan yang relatif besar (bersifat elektronegatif).


            Contoh :

                        O (2. 6)  +  2 e  à  ion O2- (2 . 8)                    Oktet

                        N (2. 5)  +  3 e  à  ion N3- (2 . 8)

 

B. IKATAN ANTAR  ATOM DALAM SATU MOLEKUL

1.  Ikatan Ion

Ikatan ion adalah ikatan kimia yang terjadi antara ion positif dan ion negatif dengan gaya tarik elektrostatis.

Ion positip terbentuk jika atom logam melepaskan elektron, dan ion negatip terbentuk jika atom non logam menangkap elektron.

Jadi Ikatan ion terjadi karena perpindahan elektron dari unsur logam ke unsur non logam.

Banyaknya elektron yang dilepas atom logam harus sama dengan banyaknya elektron yang ditangkap atom non logam.

Ikatan ion disebut juga ikatan elektrovalen atau heteropolar.

Senyawa yang terbentuk melalui ikatan ion disebut senyawa ion.

Contoh :

  Mg (2,8,2)       ®  Mg2+ (2,8)   + 2 e

{ Cl (2,8,7) + 1 e ® Cl (2,8,8)           } x 2

            Mg + 2 Cl             ® Mg2+ + 2 Cl       atau MgCl2

            (satu atom Mg berikatan dengan 2 atom Cl membentuk MgCl2)


Exercise:  Draw a diagram to show what is happens when:   

a)      Sodium atom reacts with a fluorine atom !

b)      Magnesium atom reacts with a oxygen atom !

c)      Kalium atom reacts with a oxygen atom !

d)      Aluminium atom reacts with a fluorine atom !

e)      Calcium atom reacts with a bromine atom !



2.  Ikatan Kovalen

Ikatan kovalen terjadi karena pemakaian bersama pasangan elektron yang berasal dari atom-atom yang berikatan. Ikatan ini terjadi antara unsur nonlogam dengan nonlogam yang sama-sama ingin menangkap elektron.

Contoh :

Pada senyawa FCl

                 


Perhatikan elektron ikatan ( bonding electron ) yang berada di antara F dan Cl. Pasangan elektron ikatan ini berasal dari F dan Cl. Sepasang elektron ikatan tersebut digunakan bersama sehingga setelah berikatan elektron valensi kedua atom “seolah-olah” menjadi 8 ( oktet ) seperti gas mulia.

 Penggolongan ikatan kovalen menurut jumlah pasangan yang dipersekutukan:

a. Ikatan Kovalen Tunggal

Bila masing-masing unsur menyumbangkan satu elektron untuk berikatan.

Contoh :  Hidrogen (H2)

       H.  +  .H à H : H à H – H            

  


b. Ikatan Kovalen Rangkap

 Bila masing-masing unsur menyumbangkan dua elektron untuk berikatan.

Contoh molekul  Oksigen (O2)






    c. Ikatan Kovalen Rangkap Tiga

Bila masing-masing unsur menyumbangkan dua elektron untuk berikatan.

Contoh : Nitrogen (N2)

 






 3. Ikatan Kovalen Koordinasi  (DATIF)

Ikatan kovalen koordinat adalah ikatan kovalen dimana pasangan elektron yang digunakan bersama hanya berasal dari salah satu pihak saja. Pasangan elektron yang digunakan/disumbangkan  untuk berikatan koordinasi adalah pasangan elektron bebas (PEB) suatu molekul.




SOAL ESAI

     1.   Kelompokkan senyawa berikut menjadi senyawa ion dan senyawa kovalen :

a.    H2S

b.    MgO

c.    H2SO4

d.    CO2

e.    Al2O3

f.     K2SO4

g.    CaCl2

h.    CS2

i.      H2C2O4

j.      CH3Cl

k.    PCl3

l.      CaC2O4

      
     2.  Gambarlah Struktur Lewis senyawa :

       a. HCN          b.CO2        c. PH3                  d. SiF4

3. Jelaskan hubungan kepolaran ikatan kovalen dengan perbedaan keelektronegatifan atom-atom yang membentuk ikatan

 4.  Gambarlah struktur Lewis pembentukan ion antara H+ dengan H2O, berilah keterangan ikatan yang terjadi.

 5. Gambarkan geometri molekul dari senyawa BF3, CCl4, H2S, PCl5, SF6.

 6.  Jelaskan perbedaan antara senyawa ion dan senyawa kovalen.



Exercise:  Draw Lewis Structure of the following  molecules have single covalent bond, double covalent bond, triple covalent bond and coordination covalent bond:

a)  HCN                      f) NO

b)  CO                         g) NO2

c)  CO2                        h) C2H6

d)  SO3                        i) C2H2

e)  NH4Cl                    j) C3H4

Ikatan kovalen koordinat adalah ikatan kovalen dimana pasangan elektron yang digunakan bersama hanya berasal dari salah satu pihak saja. Pasangan elektron yang digunakan/disumbangkan  untuk berikatan koordinasi adalah pasangan elektron bebas (PEB) suatu molekul.

Contoh :

Dengan cara yang sama ikatan kovalen koordinat terjadi pada BF3 dengan NH3 membentuk BF3NH3


4. Ikatan Logam

Antar atom logam dapat saling berikatan akibat gaya tarik menarik antara ion logam bermuatan positif dengan elektron valensi yang bermuatan negatif. Elektron-elektron valensi tersebut dapat bergerak bebas di sela-sela ruang antar atom logam dan membentuk suatu lautan elektron.

Jadi kristal logam terdiri dari kumpulan ion logam bermuatan positif di dalam lautan elektron yang mudah bergerak.

 

Tidak ada komentar: