LENGKAPI TABEL
BERIKUT (GAMBAR PHET COLORADO)
Perbedaan Elektron Geometri dan
Molekul Geometri
Elektron geometri :
ü Dapat dikatakan sebagai bentuk dasar
ü Bentuk dari pasangan elektron disekitar atom pusat
ü Ditentukan oleh jumlah pasangan elektron (jenis
pasangan elektron tidak mempengaruhi)
Geometri Molekul :
ü Bentuk molekul yang ditentukan dari jumlah pasangan
elektron disekitar atom pusat dan jenis pasangan elektron.
ü Jenis pasangan elektron mempengaruhi bentuk molekul
|
No |
Gambar Phet
Colorado |
Jumlah PEI
(Bonding) |
Junlah PEB (lone pair) |
Contoh molekul (Tuliskan 3
contohnya) |
Nama Bentuk Dasar (Elektron
Geometry) |
Nama Bentuk
Molekul (Geometry
Molekul) |
|
1 |
|
|
|
|
|
|
|
2 |
|
|
|
|
|
|
|
3 |
|
|
|
|
|
|
|
4 |
|
|
|
|
|
|
|
5 |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
ü Jumlah PEI (Bonding) = 2 ü Jumlah PEB (Lone pair) = 2 ü Contoh Molekul : ClOF dengan atom pusat Cl ü Bentuk elektron geometry = tetrahedral ü Bentuk molekul = bentuk V (V shape)
Atom
pusat memiliki elektron valensi = 7 Atom
pusat golongan VII A Atom
pusat dikelilingi 10 elektron (melebihi oktet) Mengapa atom pusat tidak boleh atom F |
|
|
Molekul disamping
memiliki : ü Bonding elektron (PEI) = 5 ü Atom pusat memiliki 5 elektron
valensi ü Atom pusat dikelilingi 10
elektron ü Atom pusat dikelililingi
elektron melebihi oktet ü Atom pusat dapat melalkukan
perluasan kulit valensi ü Atom pusat memiliki orbital d
yang masih kosong ü Contoh molekul: PCl5 ,
PCl5 , PBr5 , PCl3Br2 , PF2Cl3
, PH3Cl2 dan lain lain Tidak boleh molekulnya NCl5
karena atom N tidak dapat melakukan perluasan kulit valensi. |
Nilai bilangan kuantum
utama (n) = 1 , 2 , 3 . . .
Nilai bilangan
kuantum azimut (l) = 0 , 1 , 2 , . .
(n – 1)
Bilangan kunatum
azimut menunjukkan jenis orbital
Nilai l = 0 , orbital s
Nilai l = 1 , orbital p
Nilai l = 2 , orbital d
Nilai l = 3 , orbital f
Sehingga untuk n =
2
maka nilai l = 0 dan 1 hanya memiliki orbital s dan
p
Sehingga untuk n = 3
maka nilai l = 0 , 1 dan 2 hanya memiliki orbital s
, p dan d
|
Atom 7N
: 1s2 2s2 2p3 Bilangan kuantum
utama n = 2 Sehingga bilangan kuantum azimut l = 0 dan 1 Jenis orbital
yang dimiliki hanya s dan p Sehingga molekul
NCl5 tidak ada |
Atom 15P
: 1s2 2s2 2p6 3s2 3p3 Bilangan kuantum
utama n = 3 Sehingga bilangan kuantum azimut l = 0 , 1 dan 2 Jenis orbital
yang dimiliki hanya s , p dan d Sehingga molekul PCl5
ada
karena dapat melakukan perluasan kulit valensi menggunalan orbital d
yang masih kosong |
Atom 7N : 1s2 2s2 2p3
Bilangan kuantum
utama n = 2
Sehingga bilangan
kuantum azimut l = 0 dan 1
Jenis orbital yang
dimiliki hanya s dan p
Sehingga molekul NCl5 tidak ada
Atom 15P
: 1s2 2s2 2p6 3s2
3p3
Bilangan kuantum
utama n = 3
Sehingga bilangan
kuantum azimut l = 0 , 1 dan 2
Jenis orbital yang
dimiliki hanya s , p dan d
Sehingga molekul PCl5 ada karena dapat melakukan perluasan kulit valensi menggunalan orbital d yang masih kosong
Molekul ClF3 ada
tetapi molekul FCl3 tidak ada sebab:
Atom Cl terletak pada periode
ketiga sehingga memiliki orbital d yang masih kosong maka dapat untuk perluasan
kulit valensi
Atom F terletak pada periode kedua
sehingga tidak memiliki orbital d maka tidak dapat melakukan perluasan kulit valensi
Langkah untuk memberikan contoh molekul jika diketahui bentuk molekulnya
- Hitung jumlah elektron valensi atom pusat (menunjukkan golongan
dari atom pusat)
- Perhatikan atom pusat melebihi oktet atau tidak
- Perhatikan PEI dan PEB
- Tentukan atom yang diikat oleh atom pusat
Syarat sebagai atom pusat
1. Yang dapat memasangkan elektron lebih banyak
Contoh antara atom C dan O maka yang memungkinkan sebagai atom pusat adalah
atom C, sebab
* Atom memasangkan 4 elektron
* Atom O cenderung menarik / memasangkan 2 elektron
2. Atom pusat memiliki ukuran atom yang lebih besar
Mengapa molekul OF4 tidak ditemukan tetapi molekul SF4 ada ?
Teori VSEPR à Tolakan pasangan elektron valensi
Pasangan elektron
valensi dapat berupa:
1. PEI (Bonding)
2. PEB (Lone pair)
|
|
Untuk elektron
geometri Trigonal bipiramida
Sudut antara PEI
– PEI (bagian ekuatorial) = 120o Sudut antara PEI – PEI (aksial -
ekuatorial) = 90o
Jika satu PEI
diganti PEB maka letak PEB dibagian ekuatorial . Jelaskan ! |
Tolakan PEB – PEB > PEB – PEI > PEI – PEI
Untuk elektron
geometri trigonal bipiramidal jika satu PEB maka terletak dibagian ekuatorial
(alas piramida) bukan di bagian aksial (puncak piramida)
|
|
Elektron Geometri
(Bentuk dasar) trigonal bipiramida Bentuk molekul :
seesaw / jungkat jungkit
PEB terletak
dibagian ekuatorial sehingga Tolakan PEB – PEI
(ekuatorial) > PEI – PEI (aksial-ekuatorial) |
|
|
Jika ada dua PEI
diganti dua PEB untuk elektron Geometri (Bentuk dasar) trigonal bipiramida, maka bentuk
molekul menjadi Bentuk T (T shape)
PEB terletak
dibagian ekuatorial sehingga Tolakan PEB – PEB
(ekuatorial) > PEI – PEI (aksial-ekuatorial) |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar